Gambar SEO

Belajar SEO

Dalam artikel ini saya akan mengajak anda untuk mengenal SEO, mulai definisi dari SEO, sejarahnya dan sedikit gambaran dalam cara penerapannya.

Saat ini, semua pengguna internet pasti sering menggunakan website search engine yang selanjutnya kita sebut sebagai mesin pencari. Saya sendiri setiap menggunakan internet selalu menggunakannya, misalnya untuk mencari referensi menulis artikel, mencari resep masakan, mencari berbagai tips dan tutorial, atau mencari barang dan jasa yang ditawarkan secara online. Saya yakin jika anda juga aktif menggunakan mesin pencari seperti Google, Yahoo dan Bing.

Karena kita tahu jika banyak pengguna internet yang sering menggunakan mesin pencari, maka sebagai webmaster pastinya kita ingin website milik kita tampil pada halaman hasil pencarian mesin pencari (SERP) pada peringkat yang bagus. Pemasaran dengan mesin pencari (Search Engine Marketing) merupakan media promosi sekaligus sumber traffic yang paling diandalkan oleh sebagian besar webmaster. Alasannya karena bisa dilakukan tanpa membayar ke media pengiklanan, dan juga pengunjung dari mesin pencari menemukan website kita sesuai dengan topik atau kata kunci yang mereka cari – Tanpa membayar pengiklanan dan tertarget, itulah daya tarik utama SEO.

Supaya website kita memiliki visibilitas yang bagus di mesin pencari, kita bisa melakukan dengan cara membayar jasa pengiklanan seperti Google Adwords atau dengan melakukan optimasi pada website kita, optimasi itu dikenal sebagai SEO yang merupakan singkatan dari Search Engine Optimization, atau Optimasi Mesin Pencari jika diterjemahkan menjadi bahasa Indonesia.

Apakah Yang Dimaksud Dengan SEO Itu?

SEO adalah suatu proses atau usaha untuk membuat website atau halaman web memiliki visibilitas yang bagus pada halaman hasil pencarian mesin pencari secara organik. Maksud organik di sini, mesin pencari akan menampilkan potongan (snippet) website atau halaman web tertentu berdasarkan relevansi dari “kata kunci” dan “yang lebih penting”, tanpa harus membayar ke program pengiklanan yang dimiliki website search engine (Google AdWords). Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar di bawah ini:

Hasil Pencarian Organik Dan Berbayar

Hasil Pencarian Organik Dan Berbayar

Saat saya mengetikkan kata kunci “hosting” pada mesin pencari Google, maka akan muncul beberapa hasil pencarian, hasil pencarian yang saya blok dengan warna merah merupakan hasil pencarian organik dan hasil pencarian yang saya blok dengan warna biru adalah hasil pencarian berbayar (Google Adwords). 5 website yang ditampilkan pada hasil pencarian organik, merupakan hasil pencarian yang relevan berdasarkan kata kunci, selain itu 5 website tersebut memiliki reputasi yang bagus dan juga memenuhi kriteria optimasi menurut standard Google, sehingga Google menampilkan mereka dalam 5 teratas hasil pencarian organik.

SEO Dalam Catatan Sejarah

Pada pertengahan 1990-an para webmaster dan pemilik konten di internet mulai melakukan optimasi situsnya untuk mesin pencari. Saat itu sebagian besar mesin pencari masih berupa web directory yang mirip dmoz dan Yahoo! Directory. Webmaster harus mensubmit alamat web, atau URL, ke berbagai mesin pencari, kemuadian server mesin pencari akan mengirim “Spider” untuk “Merayapi” halaman tersebut, mengekstrak link ke halaman lain, dan kembali dengan informasi yang didapatkan dari halaman tadi untuk diindex. Proses ini melibatkan “Spider” untuk mengunduh dan menyimpan halaman di server mesin pencari, selanjutnya program kedua yang dikenal sebagai “Indexer”, mengekstrak berbagai informasi tentang halaman, seperti kata-kata yang dikandung dan berada dimana halaman itu, untuk mempertimbangkan kata-kata tertentu, dan semua link yang terdapat pada halaman itu, kemudian ditempatkan pada penjadwal (scheduler) untuk dirayapi “Spider” pada kemudian hari.

Para webmaster mulai menyadari kelebihan dari memiliki situs yang berperingkat tinggi dan terlihat dalam hasil pencarian mesin pencari, hal ini menciptakan peluang bagi praktisi SEO “Black Hat” maupun “White Hat”. Menurut analis industri bernama Danny Sullivan (Blog Danny Sullivan), istilah Search Engine Optimization mulai dipakai pada tahun 1997. Yang pertama kali menggunakan istilah Search Engine Optimization pada sebuah dokumentasi adalah John Audette dan perusahaannya Multimedia Marketing Group, dokumentasi tersebut berupa sebuah halaman web dari situs MMG pada Agustus 1997. Sejarah SEO dan siapa saja tokoh-tokohnya didokumentasikan pada the History of SEO.

Bagaimana Cara Dalam Penerapan SEO Saat Ini?

Saat ini menurut pakar dan praktisi, SEO bisa dilakukan dengan Optimasi On Page maupun Optimasi Off Page. Optimasi tersebut, sebaiknya dilakukan sesuai dengan panduan-panduan (Guidelines) dari mesin pencari. Praktisi yang melakukan teknik SEO sesuai panduan mesin mencari disebut sebagai praktisi White Hat, sedangkan praktisi yang melakukan SEO berlawanan dengan panduan mesin pencari disebut praktisi Black Hat. Penjelasan mengenai istilah-istilah tersebut, maupun teknik-teknik penerapannya Insya Allah akan saya tuliskan pada artikel-artikel berikutnya.

Bantu +1 jika anda menyukai artikel ini.

About these ads

16 thoughts on “Belajar SEO

  1. Brillie

    Wah senangnya ada sesama ibu rumah tangga yg berpenghasilan dari bisnis online. Domisili dimana mbak? siapa tau kapan2 kita bisa sharing mengenai IM.

    Reply
  2. Red

    SEO itu sebenarnya meraba-raba apa sih maunya si mbah google, yang punya algoritma kan google tuh…. mereka tentu saja merahasiakan bagaimana cara kerja indexingnya. kita yg gak kerja di google ya mengira-ngira aja.. oh mungkin kek gitu, oh mungkin kek gini :mrgreen:

    ada cara-cara yang sepertinya sudah kedaluarsa seperti meraup backlink sebanyak mungkin, ada cara yg sepertinya direstui google seperti unique content dan fresh, memberikan backlink ke authority site, backlink dari blog/web se-niche, dll

    ya namanya juga meraba-raba :P

    Reply
    1. Faradiba Achmadi Post author

      Iya bener mas Red, tidak ada yang pasti dengan SEO. Google selalu menyarankan sesuatu yang natural dan for human. Setiap niche blog saya kena penalty nasehatnya selalu seperti itu :)

      Reply
      1. Red

        kok bisa kena penalty? apa sering ngopas? atau dapat backlink gila-gilaan? :D

        dulu saya nyungsep di sandbox gara2 beli backlink sampe puluhan ribu :mrgreen:

        Reply
        1. Faradiba Achmadi Post author

          Kena penalty-nya karena terlalu banyak backlink dengan Anchor Text yang sama, gak sampe ribuan cuman ratusan :) konten sih cukup original, lolos copyscape semua.

          Reply
  3. imam

    Artikel yang menarik mbak dan memotivasi saya sebagai blogger pemula supaya lebih giat lagi melakoni bisnis online.

    Reply

Silahkan berdiskusi dengan sopan dan menggunakan nama bukan keyword.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s